Jadi bancaan oknum,” Bantuan Program Presiden RI untuk SDN Disoal, Pelanggaran Proyek Swakelola Mengemuka

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok – tenarnestv9 Media Cyiber Indonesia:
Sejumlah proyek revitalisasi swakelola sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Depok yang dibiayai melalui Bantuan Presiden Republik Indonesia(RI) Prabowo Subianto dari dana APBN Tahun Anggaran 2025, tengah menjadi sorotan. Program yang tersebar di 19 SDN usulan melalui Wakil Ketua DPRD Kota Depok itu diduga kuat tidak berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Hasil investigasi di lapangan menunjukkan adanya indikasi serius penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan swakelola. Temuan media antara lain proyek swakelola” diborongkan” kepada pihak tertentu, penggunaan kembali daun jendela lama yang ada di tiga ruang kelas hanya dicat ulang, plafon lama tidak diganti, serta tenaga kerja yang didatangkan dari Sukabumi tanpa melibatkan pekerja lokal.

Baca Juga :  Sekjen MUI:<br>Tingkatkan Kesabaran dan Kepedulian Berbagai

 

Ketika dikonfirmasi terkait temuan tersebut, mantan Kepala Sekolah (KS) tidak menampik. Ia menyebut beberapa item pekerjaan seperti daun jendela dan plafon akan dimasukkan melalui addendum pekerjaan.
Ia juga mengatakan anggaran baru 50 persen yang kami berikan kepada pelaksana,” ujarnya.
Ditempat yang sama, petugas monitoring dari kementerian yang sedang bertugas di SDN penerima bantuan tersebut, saat dikonfirmasi ia tidak membantah adanya dugaan pelanggaran, termasuk praktik pemborongan proyek yang seharusnya dikerjakan secara swakelola.

Baca Juga :  Septriana Tangkary kita Promosi Aktif Tempat Pariwisata Sosial

“Tolong dibantu, ini program Presiden. Pekerjaan banyak, kalau tidak dikerjakan bagaimana ke depan Depok bisa tidak dapat lagi,” ungkapnya singkat.

wakil ketua DPRD Yuni Wulandari dari partai PDI-P saat dikonfirmasi melalui WhatsApp ia mengatakan, silahkan kordinasi ke Komisi bidang pendidikan,
Jawabnya singkat.
Sementara k3S saat dikonfirmasi melalui WhatsApp belum ada jawabannya. (Tim)

Berita Terkait

Kapolri Suyudi Jadi Khatib di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah
Ibu Ida Lawan Megapolitan, Kuasa Hukum Yakini Klien Korban Mafia Tanah
Proyek Revitalisasi SLBN di Praya Barat Loteng Rp 3,3 Miliar Terindikasi Korupsi, Progres Baru 99Persen
Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran
Profile Guru Besar Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. sang Guru Besar Tafsir Maqasidi UIN Jakarta
DIPERTANYAKAN PROYEK PENGGANTI JEMBATAN SENILAI 575.000.000 DIDEPOK JABAR ,
Prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto: Polisi Dekat ke Rakyat
Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kapolri Suyudi Jadi Khatib di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Ibu Ida Lawan Megapolitan, Kuasa Hukum Yakini Klien Korban Mafia Tanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Proyek Revitalisasi SLBN di Praya Barat Loteng Rp 3,3 Miliar Terindikasi Korupsi, Progres Baru 99Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Profile Guru Besar Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. sang Guru Besar Tafsir Maqasidi UIN Jakarta

Berita Terbaru

Tenar News

Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:59 WIB