Wali Kota Depok Tekankan Pengamalan Kemerdekaan di HUT RI ke-80 ,2025

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Depok – Tenarnews Media Cyber Indonesia
Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Balaikota Depok pada Minggu (17/8/2025) berlangsung khidmat sekaligus penuh makna. Wali Kota Depok, Drs. H. Supian Suri, MM, dalam pidatonya menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar simbol atau seremoni tahunan, melainkan harus diwujudkan dalam langkah nyata yang memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

“Wujud pengamalan kemerdekaan sesungguhnya adalah ketika kita mampu mengubah semangat menjadi aksi, ide menjadi karya, serta kebersamaan menjadi kemajuan,” tegas Supian Suri di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan lima langkah konkret yang dapat dijalankan masyarakat sebagai bentuk implementasi nilai kemerdekaan, yakni:

1. Menjaga kebersihan lingkungan.
“Kota yang bersih mencerminkan warganya yang beradab dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga :  IKA FH Usakti Rayakan Natal Bersama Anak-Anak Panti Asuhan

2. Gerakan menanam pohon.
Langkah ini disebut sebagai investasi ekologis demi terciptanya udara segar dan lingkungan sehat untuk generasi mendatang.

3. Pendidikan gratis di sekolah swasta.
Pemerintah Kota Depok berkomitmen memperluas akses pendidikan dengan memastikan seluruh anak, tanpa terkecuali, memperoleh hak belajar dan berkembang.

Selain tiga poin utama tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun budaya gotong royong dan memperkuat solidaritas antarwarga sebagai modal sosial dalam memajukan Depok.

Masih dalam suasana peringatan kemerdekaan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullah Rahmat, juga menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kunci kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  HUT PGRI, HGN ke-77 dan HUT KORPRI ke-51, Bupati Empat Lawang Peduli Pendidikan dan Masyarakat Bawah

Hal itu ia sampaikan usai menghadiri kegiatan jalan santai bertema Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju di kediaman tokoh masyarakat H. Sarmili.

Hasbullah menyoroti praktik penahanan ijazah oleh sejumlah sekolah. Ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan oleh aturan apa pun, terlebih sekolah swasta maupun negeri sudah menerima bantuan dari pemerintah melalui program BPNU.

“Tidak ada alasan sekolah menahan ijazah. Semua sekolah swasta di Jawa Barat sudah menerima bantuan Rp600 ribu per siswa, sementara sekolah negeri mendapat subsidi Rp1,4 juta. Kalau masih ada sekolah yang menahan ijazah, maka bantuan itu tidak akan kami cairkan,” tegasnya.
( Moer )

Berita Terkait

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”
Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa
Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar
Korban Banjir,” Warga RT 7/8 terima rembako dari Kades Warujaya
Dunia Harus Bersatu Melucuti Amerika Israel Untuk Kehidupan Yang Lebih Damai
Ir.Tinte Rosmiati Kabag Humas DPRD Terima Usulan Program Forum DPRD – Media
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:30 WIB

Halal Bihalal UMKM Kelurahan Paninggilan Utara” UMKM Semakin Solid”

Kamis, 16 April 2026 - 14:17 WIB

Puluhan Tokoh Sepakat Lanjutkan Gagasan Try Sutrisno, Kembali ke UUD 1945 dan Haluan Negara*

Kamis, 16 April 2026 - 14:07 WIB

Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Dewan td Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 09:00 WIB

Dari Jakarta ke Dunia: Mengapa UU Penistaan Agama Indonesia Tertinggal dari Standar

Berita Terbaru