Perintah Presiden Jokowi, Beranikah Menteri ATR/Kepala BPN Berantas Mafia Tanah

- Jurnalis

Kamis, 1 Desember 2022 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto.

Jakarta Tenarnews tv9.Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian penuh terkait merajalelanya persoalan mafia tanah di Tanah Air. Sengketa lahan menjadi salah satu permasalahan pelik yang masih  sering terjadi di Indonesia.

Kondisi ini pun kerap dimanfaatkan mafia tanah demi keuntungan pribadinya. Untuk memberantas mafia tanah yang cukup meresahkan masyarakat, Presiden Jokowi mengangkat mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggantikan Sofyan Djalil sebagai Menteri ATR/Kepala BPN.

Menyikapi beban berat yang amanahkan Presiden Jokowi, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto mengaku tidak takut dengan mafia tanah dan siapapun pemain di belakangnya. Sebab, dia mendapat dukungan dari aparat. “Saya ngomong ke Kapolri saja selesai. Kapolri sudah menyatakan 1.000% mendukung saya,” kata Hadi Tjahjanto beberapa waktu lalu.

Menurut mantan Panglima TNI itu, ada satu hal yang ditakuti para oknum apabila ketahuan mendukung para mafia tanah. Sebab, oknum yang terlibat jaringan mafia tanah jabatannya akan dicopot. Kondisi ini diakui Hadi Tjahjanto menjadi salah satu kekuatannya.

Bahkan, Hadi Tjahjanto sempat buka-bukaan kalau di balik mafia tanah ini ada oknum jenderal yang mendukung. Namun ia menyatakan tidak takut dan berkomitmen memberantas mafia tanah.

Baca Juga :  Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Bismillahirahmanirrahim.

“Mafia di manapun akan saya gebuk, saya tidak takut. Walaupun ada yang bisiki, ‘Pak itu ada jenderalnya di belakang’. Tidak takut. Walaupun saya purnawirawan saya juga pernah menggunakan pangkat jenderal. saya akan hajar mereka,” tegas Hadi Tjahjanto.

Dalam kesempatan yang berbeda, Hadi juga sempat mengungkap, kalau mafia tanah ini berasal dari oknum di sejumlah lembaga. Hadi membocorkan siapa saja mafia tanah yang dimaksud. Jumlahnya ada lima, bahkan ada yang berasal dari BPN. “Saya sampaikan mafia tanah itu ada lima. Pertama oknum BPN. Yang kedua adalah pengacara karena pengacara pasti mengikuti klien mereka,” ungkapnya. Ketiga, oknum notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) juga menjadi mafia tanah. Yang keempat yaitu camat dan  kelima ialah lurah/Kades

Untuk mengukur komitmen Hadi Tjahjanto itu kuasa hukum (alm) Budi Suyono, Drs H Hasan Basri SH.MH  mempertanyakan itikad baik dari BPN untuk menyelesaikan kasus kliennya. Seperti diketahui dalam sengketa antara pihak (alm) Budi Suyono melawan PT Citra Agung Mandiri dalam gugatan mulai dari tingkat pertama hingga proses PK (Peninjauan Kembali) di MA secara mutlak dimenangkan pihak ahli waris.

Baca Juga :  TOLERANSI BER AGAMA JANGAN JADI BASI-BASI. " 0PINI "

Namun hingga saat ini pihak pengadilan maupun BPN tidak mau melakukan eksekusi atas putusan itu. Justru selama ini Hasan Basri merasa dipermainkan dan dipingpong, karena tidak ada penjelasan yang memadai putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap. “Timbul pertanyaan saya, beranikah Pak Hadi Tjahjanto memberantas habis mafia tanah,” kata Hasan Basri kepada Media.di Jakarta, Senin (28/11/2022).

Pihaknya lanjut Hasan Basri sangat berharap adanya tindakan tegas dari Menteri Hadi Tjahjanto sehingga kasus sengketa tanah di Indonesia bisa terselesaikan. “Kasus sengketa tanah kami sudah berkekuatan hukum tetap, tetap saja tidak bisa diselesaikan,” ujar Hasan Basri.

Presiden Jokowi lanjut Hasan Basri sudah jelas menyatakan perang terhadap mafia tanah. Sekarang tinggal Menteri Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto berani nggak bertindak sebagaimana diharapkan Jokowi dan masyarakat.( Hsn)

Berita Terkait

Presiden Prabowo beri tanda kehormatan kepada sejumlah kesatuan dan personel Polri
Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?
Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .
*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*
Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG
Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.
Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027
Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:46 WIB

Presiden Prabowo beri tanda kehormatan kepada sejumlah kesatuan dan personel Polri

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:56 WIB

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:46 WIB

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:09 WIB

*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*

Senin, 22 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG

Berita Terbaru

Tenar News

Disoal,” Bangunan Indomaret ditanah “sengketa”?

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:56 WIB