Catatan Hasil Diskusi Forum Kebangsaan Menyoroti tewasnya Brigadir J…

- Jurnalis

Rabu, 20 Juli 2022 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Tenarnews tv9 .Ditengah kerja keras polisi di bawah kepemimpinan Jendral Listyo Sigit Prabowo dengan Presisinya pasca kasus baku tembak sesama polisi di rumah polisi ini tentu sangat mencedrai kerja keras Polri yang sedang berupaya terus memperbaiki citra di mata publik rakyat Indonesia.

Kejadian memilukan ini sangat disayangkan oleh semua warga negara dan dan tentunya institusi polisi yang paling dirugikan akibat oknum yang baku tembak dalam tugas sesama petugas dalam keadaan kondisi dinas.

Para pengamat, akademisi, masyarakat kampus, warga net semua angkat bicara mengenai kejadian naas yang menimpa Brigadir J yang tewas dalam baku tembak. Disini polisi dituntut profesional menangani agar semua yang terlibat dapat diurai dan tentunya harus dibersihkan karena ini sudah mencedrai institusi dan menjadi berita viral ditengah masyarakat luas.

Arah baru gerakan Polri dibawah kepemimpinan Jendral Listyo dengan Presisinya telah membawa angin segar menuju perubahan yang sangat dirasakan warga bangsa. hadir lebih humanis dalam pelayanan dan cepat bertindak memberikan rasa aman bagi warga bangsa di tanah air.

Baca Juga :  DI DUGA JEMBATAN GANTUNG DESA AIR MAYAN MENJADI PROBLEMA

Hanya dengan kejadian kasus baku tembak baru baru ini yang menewaskan brigadir J telah menjatuhkan martabat polisi yang sedang menuju puncak kejayaan. Ini harus menjadi perhatian kita bersama terkhusus institusi polisi agar lebih melakukan reformasi internal yang lebih fundamental. Upaya menjaga institusi dari kegiatan koboi yang merusak citra yang susah payah dibangun.

Berdasarkan hasil diskusi mingguan forum kebangsaan. Kasus yang sedang berjalan hal penanganan Brigadir J langkah Kapolri sudah tepat memberhentikan semua yang terlibat untuk membersihkan institusi dari ke hancuran. Karena yang dapat merusak suatu lembaga, institusi dan organisasi adalah pihak dalam sendiri. Dan langkah awal ini sudah diapresiasi warga net.

Sebagai Institusi yang diamanahkan menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat fungsi pengayoman selama ini perlu ditingkatkan dengan terus menjaga dan membuka mobile aplikasi laporan agar masyarakat luas dapat dengan mudah melaporkan semua kejadian di seluruh tanah air. Ini yang utama sebagai garda terdepan memberikan rasa aman dan perlindungan di tengah masyarakat.Setop beking membeking yang dapat merusak institusi Polri dan rentang sesama anggota saling berhadapan yang dapat merusak korps.

Baca Juga :  USTADZ SYOBRI : CUITAN FERDINAND HUTAHAEAN PENUHI UNSUR PENISTAAN AGAMA

Penyempurnaan kurikulum Polri dalam memberikan pendidikan di semua tingkatan haruslah mengedepankan humanisme, moderasi lebih kepada pendekatan edukasi terhadap masyarakat. Polisi harus berbaur ditengah masyarkat selama 24 jam sehingga dapat dirasakan kehadirannya ditengah masyarakat luas. Upaya mencegah segala macam bentuk tindakan melawan hukum di tengah masyarakat.

Untuk percepatan pelayanan dan komunikasi maka institusi ini dapat di gabungkan dengan kementrian dalam negri sebagai wadah berhimpun yang sesuai dengan tupoksinya menjaga warga masyarakat. Ini hanyalah sebuah pemikiran agar kejadian yang terus menimpa institusi ini dapat diperbaiki. Dengan bergabungnya bersama Kementrian dalam negri akan mempermudah kinerja dan koordinasi mengayomi masyarakat menghadirkan kenyamanan, ketentraman, keamanan di tengah masyarakat luas.(Red)

Berita Terkait

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .
*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*
Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG
Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.
Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027
Pengajian MT. Balai Wartawan Kota Depok Hijrah Menuju Kebaikan dan Menebar Kebenaran
Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:46 WIB

Tajudin Tabri Desak Program UHC Kembali di Berlakukan Tahun 2026 .

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:09 WIB

*Rancang Bangun Sistem Inventaris Barang Berbasis Android Menggunakan React Native pada Warkop Meteora Pamulang*

Senin, 22 Juni 2026 - 15:39 WIB

Kejagung Tahan Tikus Pengendali SPPG, Diduga Perjualbelikan Titik Dapur MBG

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:00 WIB

Yayasan Rumah Anak Pancasila (RAP) Gelar Festival Kebudayaan Akbar Bertajuk “Festival Anak Pancasila 2026”.

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:09 WIB

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Berita Terbaru

Tenar News

Firdaus Ajukan SMSI sebagai Penanggung Jawab HPN 2027

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:09 WIB