KALAK BPBD NTB ZAINAL ABIDIN JELASKAN MASALAH KORBAN GEMPA BELUM TUNTAS

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juni 2021 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TenarNews _
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Daerah (BPBD) menggelar rapat koordinasi dengan kepala daerah se NTB yang terdampak gempa 2018. Rakor ini digelar di Hotel Santika, Mataram, Kamis, 24 Juni lalu.

Rapat ini digelar karena hingga tiga tahun pasca gempa, masih banyak persoalan terhadap bantuan yang diterima oleh korban gempa. Apa sebenarnya permasalahan yang terjadi hingga tiga tahun sejak gempa belum selesai-selesai?

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Zainal Abidin dalam rakor itu menjelaskan, ada beberapa permasalahan yang muncul.

Pertama, belum rampungnya rekonsiliasi data penerima bantuan stimulan.

Kedua, belum ada SK penetapan validasi penerima bantuan stimulan di tiga kabupaten, yakni di Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

Ketiga, masih terdapat dana bantuan yang belum dibagikan ke masyarakat dan juga belum berprogres.

Keempat, masih terdapat parkir dana stimulan sebesar Rp 117 miliar di Kabupaten Lombok Utara.

Baca Juga :  RESEPSI PERNIKAHAN KELUAR GA BESAR HIMALO DIJAKARTA

Kelima, belum selesainya administrasi laporan pertanggungjawaban dana stimulan Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Lebih lanjut Zaenal Abidin menyebut, belum ada persetujuan penetapan fasilitator dalam penanganan rehab rekon.

Menurut Abe, panggilan akrab mantan Penjabat Bupati Sumbawa itu, dirinya bersama Bupati Lombok Utara sudah dua kali ke Jakarta untuk menyampaikan persoalan korban gempa ini.

“Bahwa permasalahan ini sebenarnya sudah sering disampaikan (ke BNPB) di Jakarta,” ungkapnya.

Dikatakan Abe, karena hampir tiap minggu dilakukan pertemuan, baik ofline maupun online, tapi sampai sekarang pun BNPB untuk perpanjangan ini belum ada sinyal dilanjutkan atau tidak.

Terkait hal ini, ujar Abe, pihaknya memberikan rekomendasi agar kabupaten kota segera memproses rekonsilliasi data penerima dana bantuan stimulan dengan para pihak seperti BNPB, BPBD, Dukcapil, dan Perbankan.

Baca Juga :  Jawaban Kapolri Jenderal Listyo Kasus Brigadir J

Rekomendasi kedua, agar segera memvalidasi penetapan hasil berupa SK penetapan penerima bantuan stimulant baik tahap pertama maupun tahap kedua. Ketiga terhadap penerima bantuan yang dikerjakan di luar yang utama agar segera dilakukan permohonan review utama.

‘’Kalau kita lihat sejarahnya. Kita percepat semua pekerjaan pasca gempa. Tapi tertinggal masalah administrasinya. Apalagi di Lotim dan KLU. dan inilah yang sekarang kita hadapi,’’ katanya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan rehabilitasi dan Konstruksi BNPB Jhoni Sumbung mengatakan masalah terjadi karena.selalu saja ada penambahan angka rumah rusak yang tidak sesuai dengan APIP BNPB. Sehingga terjadi gap. Selain itu, ada sisa uang yang seharusnya sudah dikembalikan, ternyata masih ada penambahan rumah.

“Harapan kita, apa pun yang terjadi, semua masalah ini harus selesai pada 31 Agustus mendatang,” tegasnya. (DM 02)

Berita Terkait

Tingkatkan Literasi Kesehatan, PC IAI Pandeglang Edukasi Remaja Panti Bahaya Penyalahgunaan Obat
Ketua Umum Ormas Masyarakat Cinta Masjid Indonesia Wisnu Dewanto Berlabuh Di Partai Rakyat Indonesia
Guru Besar STIK: Hoaks hingga Malinformasi Ancam Integritas Demokrasi
PDIP Siapkan Fasilitasi Kesehatan Gratis
PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Silaturahmi Presiden dengan Ulama dan Pimpinan Ormas Islam*
AS-Israel Kobarkan Perang di Iran, Presiden Forum Kebangsaan Samianto; Indonesia Angkat Kaki dari Board of Peace
PERADI PROFESIONAL Hadir Bukan Sebagai Tandingan Tetapi Menjawab Tantangan Nyata Dunia Hukum Indonesia
Kejanggalan Mutasi 392 ASN Pemprov NTB, Jabatan Tak Sesuai SK hingga Pejabat Pensiun Tetap Dilantik
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 22:06 WIB

Tingkatkan Literasi Kesehatan, PC IAI Pandeglang Edukasi Remaja Panti Bahaya Penyalahgunaan Obat

Senin, 9 Maret 2026 - 19:23 WIB

Ketua Umum Ormas Masyarakat Cinta Masjid Indonesia Wisnu Dewanto Berlabuh Di Partai Rakyat Indonesia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:26 WIB

Guru Besar STIK: Hoaks hingga Malinformasi Ancam Integritas Demokrasi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:01 WIB

PDIP Siapkan Fasilitasi Kesehatan Gratis

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:04 WIB

PB Mathla’ul Anwar Apresiasi Silaturahmi Presiden dengan Ulama dan Pimpinan Ormas Islam*

Berita Terbaru

Tenar News

PDIP Siapkan Fasilitasi Kesehatan Gratis

Sabtu, 7 Mar 2026 - 19:01 WIB