Jakarta, TeNarnewscom/SMSI
Indonesia Women in Transportation and Logistic (IWTL) yang berdiri pada 11 Juli 2020 yang menjadi Wadah khusus bagi perempuan profesional,Pemilik usaha dan Karyawan di sektor industri logistik dan transportasi yang bertujuan untuk mempererat, memberdayakan dan membangun jaringan antar anggota guna mendorong kemajuan bidang logistik khusus bagi perempuan.
IWTL suatu Organisasi yang berawal dari sebuah komunitas yang kini telah memiliki anggota yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia yang mencakup berbagai Asosiasi seperti, ABUPI,ALFI,INSA,WIMA,KOEL,ALI,OLI,ILC,ASDEKI,SEI,APTRINDO,APBMI,AGENT,IATA,Warehouse,PELINDO,Kemenkeu,GPEI, GINSI, hingga para karyawan logistik serta civitas akademisi di seluruh Indonesia.
Ketua Umum IWTL,
Susana Riana Sari, SE, MMTr, CPSCM, CMILT menyatakan bahwa IWTL Suatu Wadah/tempat khusus bagi Perempuan profesional di industri logistik transportasi.
“Sebagai tempat/wadah bagi perempuan di sektor industri transportasi dan logistik.
IWTL berkomitmen menjadi tempat untuk berbagi Ide, Ilmu dan pengalaman dan kemudian sekaligus membangun solidaritas bagi sesama anggota tanpa sekat, ” Kata Ketum Susana kepada media di lokasi acara Kongres Pejuang Perempuan Indonesia pada jumat 25/4/2025 di Jakarta.
IWTL dengan Visi “Menjadi Komunitas Unggul Yang Berkontribusi Nyata Pada Kemanjuan Perempuan Indonesia di bidang Transportasi dan Logistik ” IWTL tetap Eksis dan terus berkembang,kemudian anggotanya terus bertambah di serta dengan semakin eratnya kolaborasi dengan WILAS, tambahnya.
Ketum Susan Sebagai Srikandi Logistik merasa bangga dengan fenomena menarik sebagai kesetaraan gender di Indonesia saat ini khususnya dalam sektor industri logistik dan transportasi dimana sektor ini lebih banyak di dominasi laki laki.
Hal ini di katakan Ketum yang menunjukkan suatu perkembangan yang signifikan, meskipun kemudian masih menghadapi berbagai banyak tantangan.
“Meskipun kemajuan telah dicapai dalam mendukung kesetaraan gender di sektor industri logistik dan transportasi akan tetapi kemudian masih banyak tantangan yang perlu di atasi, diantaranya upaya kolaboratif antar pemerintah, perusahaan transportasi dan masyarakat untuk kemudian memastikan bahwa semua individu, terutama perempuan sangat memiliki akses yang setara terhadap peluang dalam sektor industri logistik transportasi,
Kata Ketum
Sebagai bagian dari program kerja IWTR,CSR dalam kegiatannya telah melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan seperti, berbagi kasih ke Panti Asuhan, kunjungan ke Panti Jompo, pemberian bantuan ke pesantren dan kemudian IWTL juga melakukan Kegiatan Pembekalan bagi organisasi pengurus pengurus untuk menambah pemahaman dan lebih melek tentang transportasi logistik, isu isu yang ada di dalam perkembangan saat ini dan kemudian mereka punya bekal.
“Kelak Ilmu mereka dapat membantu team untuk turut maju dan saling mengempowering sesama, maju bersama, sukses bersama dalam perempuan berdaya,kata Ketum dgn semangat.
Kehadiran Ketum IWTL pada acara Kongres Perempuan Pejuang Indonesia, kata Ia,atas undangan kemudian Ia yang mewakili Organisasi transportasi dan logistik dan SDM yang turut mendukung dalam mengambil bagian dalam membangun Indonesia melalui peningkatan Sumber Daya Manusia yang terampil, berwawasan dan berintegritas di bidang industri logistik.
Ketum Susan berharap, IWTL bisa menjadi komunitas atau organisasi yang unggul untuk kemajuan perempuan Indonesia, khususnya bidang transportasi logistik sesuai visi misinya, pungkas Ketum Susan.(dp)


