KOPERASI HKTI MINTA KORPORASI PERKEBUNAN TIDAK SEMENA MENA TERHADAP PETANI

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Tenarnews.com,-Koperasi HKTI Tamara Bumi Indonesia sebagai Koperasi dari organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) meminta bantuan negara hadir melindungi mereka terhadap keganasan perusahaan perkebunan yang mendapatkan HGU untuk tidak semena-mena terhadap para petani.

” Jangan mentang² mendapatkan izin HGU lalu mengusir dan merusak lahan dan tanaman petani, main ancam kepada petani bahkan mendatangkan alat berat untuk merusak tanaman petani yang sudah ada, ini sangat tidak manusiawi “. Ujar Ketua Koperasi HKTI, Mayjen TNI (Purn) Winston Simanjuntak pada media.

Lanjut mantan pangdam bukit barisan ini, ” Petani sudah menggarap lahan terlebih dahulu sejak tahun 1985 menggantungkan ekonominya dari lahan tersebut hanya sekedar untuk kebutuhan hidup mereka dan keluarganya, mereka juga telah memberikan sumbangsih terhadap ketahanan pangan negara. Sejatinya, keberadaan petani penggarap yang sudah ada sejak dulu sebelum perusahaan swasta ada, perusahaan jangan asal main masuk tanpa pemberitahuan terlebih merusak lahan petani tanpa kompensasi ganti rugi”. jelas Mayjen TNI (Purn) Winston Simanjuntak

Baca Juga :  Sambut Hut Ke-24, GPMI Mengadakan Bakti Sosial

Koperasi HKTI TAMARA BUMI INDONESIA juga telah membina para petani penggarap di wilayah Desa Sungai Mungkal kampung Penyengat Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau. Perusahaan UNI SERAYA yang telah mengklaim mendapatkan HGU disinyalir ada indikasi mengambil lahan garapan petani binaan Koperasi HKTI supaya menghentikan pengrusakan tanaman dan tidak masuk ke lahan garapan petani.

Sementara Ketua Umum GEMATARA (Gerakan Masyarakat Tani Reforma Agraria), Afifudin Ghozalian, terhadap tindakan perusahaan yang semena mena menghancurkan lahan garapan petani mengutuk keras karena sangat tidak manusiawi.

” korporasi yang mentang-mentang punya HGU dan berbuat semena-mena terhadap petani sangat tidak sejalan dengan ajaran Pancasila. Semestinya melakukan langkah yang beradab dengan mengganti tanah garapan petani serta tanaman yang ada. Ada juga disinyalir masih banyak perusahaan yang belum merealisasikan plasma. Pemerintah terkait BPN harus mengevaluasi kinerja korporasi nakal dengan mencabut izinnya”. Terangnya.

Baca Juga :  Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Tunanetra Internasional IndahIndah Kontributor Senin, 9 Desember 2024 · 18:42 WIB Menag Nasaruddin Umar menerima kedatangan Direktur Rabithah ‘Alam Islami untuk Indonesia Syeikh Abdulrahman Amin Al-khayyath, di Kantor Kemenag, Senin (9/12/2024) (foto: Syawlana/Humas Kemenag) Menag Nasaruddin Umar menerima kedatangan Direktur Rabithah ‘Alam Islami untuk Indonesia Syeikh Abdulrahman Amin Al-khayyath, di Kantor Kemenag, Senin (9/12/2024) (foto: Syawlana/Humas Kemenag) Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tunanetra Internasional. Kesiapan ini disampaikan Menag menanggapi tawaran Direktur Direktur Rabithah ‘Alam Islami untuk Indonesia Syeikh Abdulrahman Amin Al-khayyath saat bertandang ke Kantor Kementerian Agama, di Jakarta. “Saya menyambut baik tawaran Rabithah ‘Alam Islami. Kita senang dengan rencana MTQ Internasional untuk teman-teman penyandang tunanetra ini. Kami terbuka dan merasa terhormat atas tawaran ini,” kata Menag Nasaruddin, Senin (9/12/2024). Rabithah ‘Alam Islami adalah lembaga Islam nonpemerintah terbesar di dunia yang berpusat di Makkah, Arab Saudi. Organisasi ini didirikan pada Mei 1962 dengan dukungan Raja Faisal bin Abdulazis. Rabithah ‘Alam Islami juga dikenal sebagai Liga Dunia Islam. Saat ini, Rabithah ‘Alam Islami merupakan salah satu Lembaga yang telah bekerjasama dengan Kemenag untuk menyebarkan moderasi beragama di kancah internasional. “Kemenag mengapresiasi keterlibatan Rabithah ‘Alam Islami dalam berbagai program yang kita laksanakan bersama,” kata Menag Nasaruddin. Menurut Direktur Abdulrahman Amin Al-khayyath Rabithah Alam Islami memiliki beberapa tujuan. Di antaranya, menyampaikan ajaran Islam ke seluruh dunia, menghilangkan kesan yang salah tentang Islam, membantu golongan Islam yang tertindas atau minoritas, meningkatkan dakwah dan solidaritas Islam, serta mendukung perdamaian internasional. “Kami senang selama ini telah bekerja sama dengan Indonesia. Dalam dua tahun ini sudah banyak yang kita lakukan bersama. Dan kita ingin ini dapat terus berlanjut,” papar Direktur Abdulrahman. Selain rencana MTQ Internasional untuk penyandang tunanetra, Rabithah ‘Alam Islami juga terbuka untuk memfasilitasi konferensi internasional untuk kemanusiaan dan lingkungan hidup. “Dua hal ini selain untuk memperkuat keberagamaan dan perdamaian dunia, juga dimaksudkan untuk syiar Alquran dan turut merawat bumi,” kata Direktur Abdulrahman.

GEMATARA juga menyoroti keberadaan PT. UNI SERAYA yang banyak disorot media terkait banyaknya persoalan dalam mengelola lahan HGU, ” ini harus menjadi catatan bagi Kementerian ATR/BPN, jangan sampai ada perusahaan manapun yang bermasalah dan tidak melaksanakan plasma bisa diperpanjang lagi HGUnya”. Tuturnya.

GEMATRA menyerukan, Negara harus segara hadir di bumi Siak Riau dan seluruh wilayah Nusantara terhadap hajat hidup rakyat atas hak hidup sebagai amanat leluhur mendirikan negri ini. Warga negara harus dilindungi terhadap tindakan melawan hukum dan perampasan hak masyarakat sipil”. Jelas Afif ketua GEMATRA. 17/7/24( Tim investigasi)

Berita Terkait

Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas
Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja
KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK
Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana
Semarak Halal Bihalal Himalo di Jakarta: Tradisi Peresean “Guncang” Ibu Kota, Bukti Kelestarian Budaya Sasak
Membangun Ekonomi NTB Melalui Industri Peternakan Sapi dan Inovasi Usaha
HIMPUNAN MASYARAKAT LOMBOK DIASPORA MENDUKUNG PENUH PEMERINTAHAN PRABOWO -GIBRAN
Mukerwil JSIT Banten 2026: Saatnya Sekolah Islam Terpadu Naik Kelas dan Berdampak Nyata”*
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:29 WIB

Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas

Rabu, 29 April 2026 - 10:26 WIB

Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja

Rabu, 29 April 2026 - 07:00 WIB

KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK

Senin, 27 April 2026 - 16:59 WIB

Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana

Minggu, 26 April 2026 - 19:11 WIB

Semarak Halal Bihalal Himalo di Jakarta: Tradisi Peresean “Guncang” Ibu Kota, Bukti Kelestarian Budaya Sasak

Berita Terbaru

Tenar News

Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana

Senin, 27 Apr 2026 - 16:59 WIB