Rapat Persiapan Idul Adha 2024 M /1445 H di Masjid Al ittihat Pisangan

- Jurnalis

Minggu, 9 Juni 2024 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabtu, 08 Juni 2024 | 20 30 .WIB

Tangsel.Tenarnews tv9,-Mengawali rapat persiapan menyambut hari raya idul Adha 1445 Hijriah dan pelaksanaan penyembelihan hewan Kurban.oleh Ketua yayasan H Abd Mutholib ,dan KH imam Abda membahas pelaksanaan sholat Idul Adha dan penyembelihan serta Pembagian daging qurban yg tepat sasaran Rapat dilaksankan di Teras Aula ,Masjid berjalan lancar.

, Rapat dihadiri jamaah serta Ketua Rt.04 dan 03 tergabung dalam kepanitiaan

kegiatan rapat adalah persiapan menyambut hari raya idul Adha 1445 Hijriah Tahun 2024 Masehi,” dan penyembelihan hewan qurban..ditunjuk sebagai Ketua Panitia pelaksana qurban 2024 ” Bp Ahmad Rosadi/Ocha S , Adapun panitia lama tidak dirubah

Hari Raya Idul Adha merupakan hari besar umat Islam di seluruh dunia. 

Idul Adha jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijah tahun Hijriah.

Idul Adha menjadi sebuah peringatan mengenai kurban, yang menggambarkan keikhlasan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah.  Kurban merupakan kata serapan dari bahasa Arab yang artinya pendekatan. Secara istilah, kurban adalah penyembelihan hewan ternak dalam rangka pendekatan diri kepada Allah. 
Idul Adha kali ini jatuh pada tanggal 17 Juni 2024 Hari Raya Idul Adha harus dimaknai sebagai pesan simbolik yang mengandung pembelajaran. Berikut makna Idul Adha dalam kehidupan sehari-hari, yaitu: 

  • Meningkatkan takwa
Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-76, Polda NTB Gelar Bhakti Kesehatan Polri

Meningkatkan takwa Pengertian takwa berhubungan dengan ketaatan manusia dengan sang pencipta-Nya dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.  Tingkat ketakwaan seseorang bisa dilihat melalui kepeduliannya terhadap sesama.

  • Menghormati orang tua

Idul Adha menjadi sebuah peristiwa untuk memaknai bagaimana Nabi Ismail patuh dan mendengarkan setiap perkataan Nabi Ibrahim selaku orangtuanya.  Idul Adha dimaknai sebagai konteks untuk taat kepada orang tua dalam berbagai hal selama tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada. Misalnya, membantu dengan ikhlas, menyayangi orangtua, menghormati orangtua, dan lainnya. 

  • Berbagi dengan sesama 
Baca Juga :  Koordinator Balai Wartawan Kota Depok Wahyu gondrong dan Marchel Kalmanutu usul Getherig

Idul Adha menjadi sebuah peringatan kurban, alangkah baiknya peristiwa ini dimaknai dengan berbagi kepada sesama. Misalnya membagikan daging hasil kurban kepada orang-orang sekitar, terlebih bagi mereka yang tidak mampu.  Sehingga setiap individu bisa merasakan kebahagiaan yang sama, karena saling berbagi. Harapannya, hal ini bisa dilakukan setiap saat, tanpa harus menunggu mperistiwa Hari Raya Idul Adha. 

  • Menjalin silaturahmi dengan orang sekitar 

Hari Raya Idul Adha dimaknai sebagai momen untuk menjalin silaturahmi dengan orang sekitar. Baik berkumpul dengan keluarga maupun orang-orang yang ada di lingkungan sekitar.  Hal ini tentu menjadi sebuah tradisi untuk mempererat hubungan silaturahmi. 

  • Memupuk rasa empati 

Hari Raya Idul Adha juga bisa dimaknai untuk meningkatkan rasa empati dan peduli terhadap sesama. Bagi orang yang mampu, tidak ada salahnya berkurban. Sehingga bisa menyisihkan sebagian harta untuk kebaikan dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan ( Red 01.PR )

SEMOGA BP ZAINAL MUTAQIN BESERTA ISTRI MENJADI HAJI YANG MABRUR AAMIIN

Berita Terkait

Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas
Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja
KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK
Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana
Semarak Halal Bihalal Himalo di Jakarta: Tradisi Peresean “Guncang” Ibu Kota, Bukti Kelestarian Budaya Sasak
Membangun Ekonomi NTB Melalui Industri Peternakan Sapi dan Inovasi Usaha
HIMPUNAN MASYARAKAT LOMBOK DIASPORA MENDUKUNG PENUH PEMERINTAHAN PRABOWO -GIBRAN
Mukerwil JSIT Banten 2026: Saatnya Sekolah Islam Terpadu Naik Kelas dan Berdampak Nyata”*
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:29 WIB

Wagub NTB Minta Aspirasi Fokus, Jalan dan Internet Jadi Prioritas

Rabu, 29 April 2026 - 10:26 WIB

Wakil Walikota Depok hadiri pelantikan pengurus persatuan Gereja

Rabu, 29 April 2026 - 07:00 WIB

KASTA NTB BERSAMA PERHIMPUNAN PEMUDA SASAK LOMBOK DATANGI BKD HEARING PUBLIK

Senin, 27 April 2026 - 16:59 WIB

Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana

Minggu, 26 April 2026 - 19:11 WIB

Semarak Halal Bihalal Himalo di Jakarta: Tradisi Peresean “Guncang” Ibu Kota, Bukti Kelestarian Budaya Sasak

Berita Terbaru

Tenar News

Reshuffle Kabinet, Prabowo Resmi Lantik 6 Pejabat Baru di Istana

Senin, 27 Apr 2026 - 16:59 WIB