Rutan Cilodong Depok Isolasi Napi Pencabulan Anak

- Jurnalis

Senin, 7 Juni 2021 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnews – Depok
Rumah Tahanan ( Rutan ) Kelas I Cilodong, Depok mengisolasi Narapidana (Napi) kasus pencabulan sejumlah anak dibawah umur Syahril P Marbun selama 2×6 hari.

Napi yang di vonis 15 tahun penjara atas kasus pencabulan terhadap sejumlah anak di sebuah rumah ibadah diketahui masih dapat aktif di sosial media miliknya. Depok (5/6/21).

Kepala Pengamanan Rutan Kelas I Kota Depok, Numan Fauzi Mengatakan dirinya tidak menyangkal adanya narapidana yang dapat mengakses handphone dari dalam penjara.

” Benar bahwa itu terlepas dari pengawasan kami, walaupun kami sudah melakukan langkah yang seharusnya di laksanakan seperti sidak dan kontrol dua kali dalam seminggu untuk mengatasi pelanggaran yang dapat terjadi dengan hari yang random bahkan kami sudah menyiapkan sarana tersendiri untuk komunikasi para narapidana ” Ujar Fauzi.

Baca Juga :  Kapolri menekankan Polantas sebagai garda terdepan Polri harus mengedepankan senyum,

” Dari hasil penelusuran bahwa Syahril mendapat ponsel tersebut dari salah satu narapidana yang sudah bebas” lanjut Fauzi.

Atas hal tersebut pihaknya telah menempatkan Syahril di tempat isolasi atas pelanggaran yang di buat.

“Kami telah melakukan tindakan dengan mengisolasi dalam 2×6 hari dan dicatat dalam register F atau terhadap remisi, grasi, kunjungan, PB, CMB, CMK dan lainnya, dengan harapan agar menjadi perhatian bagi narapidana yang lain sehingga tidak ada lagi pelanggan yang terjadi.” Beber Fauzi.

Baca Juga :  KPKD Bantu BPN Kota Depok Sosialisasikan Sertipikat Elektronik Terbaru
Foto: Petugas Rutan Cilodong saat lakukan sidak di blok tahanan.

Perlu diketahui bahwa total narapidana yang saat ini ada 1500 orang, satu blok terdapat kurang lebih 400-500 orang, sedangkan jumlah personil penjaga dalam satu regu hanya 11 orang.

Kurangnya SDM yang ada menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam sistem pengamanan dan pengawasan saat ini.
(Dimas Anggoro)

Berita Terkait

Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban
INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK
Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol
DPMPTSP sebut bangunan Indomaret sudah miliki IMB?
Kapolri Suyudi Jadi Khatib di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah
Ibu Ida Lawan Megapolitan, Kuasa Hukum Yakini Klien Korban Mafia Tanah
Proyek Revitalisasi SLBN di Praya Barat Loteng Rp 3,3 Miliar Terindikasi Korupsi, Progres Baru 50 Persen
Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Din Syamsuddin Jajaki Kerja Sama Cina dengan Masyarakat Muslim Indonesia dalam Berbagai Bidang Peradaban

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:30 WIB

INNALILLAHI, TUAN GURU BAGU WAFAT DI USIA 90 TAHUN, NTB KEHILANGAN ULAMA KHARISMATIK

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kh Husnul Maad Kholil, Ketua Nazir Ponpes Salafus Sholihin, Tunjukkan Dokumen Sah Tanah wakaf 2000M2 Sudah jadi Tol

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:45 WIB

DPMPTSP sebut bangunan Indomaret sudah miliki IMB?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kapolri Suyudi Jadi Khatib di Mabes Polri: Jabatan dan Pangkat Itu Amanah

Berita Terbaru

Tenar News

DPMPTSP sebut bangunan Indomaret sudah miliki IMB?

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:45 WIB