Kamsul Hasan Nilai Media Massa Sangat Penting Miliki Badan Hukum

- Jurnalis

Senin, 22 Maret 2021 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TENARNEWS : Depok- Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat Kamsul Hasan menyebut tingginya sengketa pemberitaan media massa menjadikan badan hukum penting dimiliki oleh media massa. Hal itu sebagai landasan hukum bagi perusahaan media sesuai Undang-Undang Pokok Pers nomor 40 tahun 1999.

Hal itu disampaikan Kamsul Hasan saat hadiri acara puncak peringatan HPN ke-75 di Kota Depok yang digagas dan diselenggarakan 16 komunitas serta organisasi pers di Depok Rabu, (17/3) lalu.

“Sangat perlunya media massa miliki badan hukum tetap. Mengingat hal itu amanat Undang-Undang Pokok Pers nomor 40 tahun 1999,” ucap Kamsul.

Jadi, kata Kamsul, tak harus terfokus pada bagaimana bisa penuhi verifikasi faktual. Karena yang terpenting adalah bisa patuhi kewajiban UU pokok pers nomor 40 tahun 1999.

Dijelaskan Kamsul, kewajiban dalam Undang-Undang 40 tahun 1999 adalah bukan verifikasi faktual tetapi berbadan hukum. Hal itu penting guna menghindari sengketa yang mengarah pidana. “Jadi badan hukum bagi media massa penting sekali,” katanya.

Baca Juga :  IGTK-PGRI Adakan Kongres Ke-XI Di Jakarta

Menurutnya, ada tiga jenis badan hukum yang diminta sesuai amanat UU nomor 40 tahun 1999 yakni, bisa PT, yayasan dan koperasi untuk dipilih oleh media sebagai landasan badan hukum.

Kamsul juga berharap rekan media bisa terhindar dari sengketa pemberitaan yang bisa saja masuk pada ranah pidana umum dan bukan pidana pers jika ada yang laporkan.

“Rekan media prodaknya benar-benar sebagai prodak jurnalistik sehingga dapat perlindungan hukum dari UU 40 tahun 1999,” ujarnya.

Dia menjelaskan, media tanpa berbadan hukum bisa terkena Undang-undang lain. Bisa KUHP ataupun UU ITE dan lainya. Namun jika berbadan hukum, media miliki hal jawab, hak koreksi dan mediasi sesuai prosedur pada UU Pokok Pers.

Baca Juga :  Presiden Prabowo beri tanda kehormatan kepada sejumlah kesatuan dan personel Polri

“Langkah terakhir baru pidana. Itupun dalam bentuk denda. Tapi klo tidak berbadan hukum, maka dapat terkena pidana penjara,” ungkap Kamsul.

Terkait jumlah angka kasus sengketa pemberitaan, Kamsul menyebut sangat banyak dan berujung dipidanakan dengan UU ITE lantaran yang bersengketa tak berbadan hukum pers.

“Terbaru juga terjadi di Kota Baru dipidanakan, lalu di Aceh. Sengketa yang berbadan hukum pers juga jumlahnya cukup banyak namun diselesaikan di Dewan Pers,” katanya.

Ditambahkan Kamsul, badan hukum suatu media massa juga sebagai salah satu syarat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kabarnya pihak Pemkot Depok akan mengelar UKW pada tahun 2022, jadi masih ada kesempatan untuk persiapan tersebut,” tutupnya. (M. Murod/Ag)

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SLBN di Praya Barat Loteng Rp 3,3 Miliar Terindikasi Korupsi, Progres Baru 99Persen
Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran
Profile Guru Besar Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. sang Guru Besar Tafsir Maqasidi UIN Jakarta
DIPERTANYAKAN PROYEK PENGGANTI JEMBATAN SENILAI 575.000.000 DIDEPOK JABAR ,
Prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto: Polisi Dekat ke Rakyat
Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin
Dari Imam & Muadzin Fathullah hingga ke Guru Besar: Kisah Inspiratif  Prof DR KH Hasani Ahmad Said
Prof. Hasani Ahmad Said Berikan Lima Tawaran Besar Tafsir Maqāṣidī untuk PTKI dan Masa Depan Kemanusiaan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Proyek Revitalisasi SLBN di Praya Barat Loteng Rp 3,3 Miliar Terindikasi Korupsi, Progres Baru 99Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Profile Guru Besar Prof. Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. sang Guru Besar Tafsir Maqasidi UIN Jakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:18 WIB

DIPERTANYAKAN PROYEK PENGGANTI JEMBATAN SENILAI 575.000.000 DIDEPOK JABAR ,

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto: Polisi Dekat ke Rakyat

Berita Terbaru

Tenar News

Pihak Rutan Depok Akui ada indikasi dugaan pelanggaran

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:59 WIB