Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Tenar News · 10 Feb 2024 01:49 WIB ·

APA YG HARUS DILAKUKAN TEAM ANIES AGAR TIDAK DICURANGI


 <em>APA YG HARUS DILAKUKAN TEAM ANIES AGAR TIDAK DICURANGI</em> Perbesar

Para pendukung Anies dimanapun berada.

Ini teknik pertempuran terakhir kunci penentuan menang kalah.

Kalau para pendukung Anies yg jadi saksi mampu lewati fase tempur ini maka bisa menang, tapi kalau tidak mampu akan kalah

Berdasarkan data pemilu 2014 pemilih yg tidak hadir sekitar 30%, Pemilu 2019 tidak hadir sekitar 20%. Artinya ada 20%-30% atau 60-70 lembar kertas suara tiap tps yg tidak di coblos. Kertas suara ini harus dipastikan kembali dengan utuh, tidak di manfaatkan untuk mencurangi karena potensinya sangat kuat mendekati 100% jika saksi lengah maka akan dipakai untuk kecurangan.

Bayangkan dengan modal dasar angka kecurangan 20%-30% atau 49 juta – 57 juta suara siapapun capres yang menggeser menggunakan angka ini akan menang.

Pertanyaanya adalah siapa capres yang berpotensi punya kekuatan untuk menggeser angka tersebut?

01 tidak mungkin, karena tidak punya kekuatan untuk lakukan itu.

Jadi disini mulai jelas terpetakan hal yang bisa mengalahkan Anies.

Sudah terang benderang barang dan bentuk yang akan dipakai untuk melakukan kecurangan.

Saksi harus sudah paham kemudian apa yang harus di kerjakan.

  1. Pastikan jumlah pemilih tiap TPS jangan lebih dari 300 suara. UU mengatur jumlah pemilih tiap TPS dibatasi maksimal 300 orang.
  2. Cek daftar hadir pemilih di C7. Yang hadir berapa, tidak hadir berapa.
  3. Sinkronkan C7 (jumlah DPT, yg hadir, tidak hadir suara sah, suara tidak sah) dengan hasil perhitungan di C1 plano. Jika tidak sinkron harus berani ribut sampai clear ditempat.
  4. Pastikan sisa kertas suara yang tidak digunakan kembali dengan kondisi utuh.
  5. Bukan tidak mungkin paslon tertentu akan kerahkan preman bergerombol sampai 40an orang dengan memaksa dan tidak mau celup tinta agar bisa coblos dibanyak TPS untuk menggunakan sisa suara (Kejadian di pilkada DKI 2017 putaran pertama). Disinilan perlunya saksi luar yang super kuat seperti pengalaman putaran kedua pilkada DKI 2017.

Untuk daerah Papua dan semua daerah pinggiran punya potensi 100% kasus diatas akan dipakai untuk kecurangan. Maka jangan heran jika incumbent yang punya kekuasaan bisa menyalahgunakan kewenanganya untuk curangi pemilu. KPU dan Bawaslu akan tutup mata. Inilah hal krusial yang jadi PR besar buat bangsa ini. Akankan tiap pemilu demokrasi akan dibiarkan dirusak oleh incumbent. Sampai saat ini belum ada solusinya dan memang tidak pernah ada niat untuk mencari solusinya karena celah ini sengaja dimanfaatkan incumbent untuk terus melanggengkan kekuasaanya.

Share informasi ini kesemua pendukung Anies baik simpatisan, relawan maupun anggota parpol pengusung Anies agar siap siaga jaga TPS sampai perhitungan selesai demi mengawal dan menyelamatkan suara rakyat

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Kabupaten Lombok Tengah Akan di Mekarkan “Kab .Mandalika “

19 Juni 2024 - 11:37 WIB

-Baznas Kota Depok Laksanakan kurban di Kel.Curug Bojongsari

18 Juni 2024 - 12:21 WIB

KHUTBAH IDUL ADHA 1445 H/ 2024 M

16 Juni 2024 - 14:47 WIB

Cagub Miq Iqbal Deklarasi Bulan Depan

15 Juni 2024 - 11:55 WIB

MCMI, Ricma Dan Yayasan Masjid Cutmeutia Kolaborasi Wujudkan Dialog Kebangsaan

14 Juni 2024 - 15:36 WIB

Sejarah dan Hikmah Berkurban Idul Adha

14 Juni 2024 - 08:21 WIB

Trending di Tenar News