Mantan Ketua Yayasan Ungkap Dugaan Perlakuan Cabul Sang Pengasuh Ponpes di Depok

- Jurnalis

Senin, 19 September 2022 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, Tenar news. Dugaan perbuatan asusila yang terjadi di pendidikan pondok pesantren (Ponpes) Sains Al-Quran Al-Abror yang terletak di Kecamatan Cilodong, Kota Depok semakin terungkap.

Baru-baru ini, mencuat adanya laporan pengaduan dari sejumlah santri yang menjadi korban pelecehan seksual oleh pengasuh pondok pesantren berinisial KBS.

Menyikapi hal itu, mantan pengurus yayasan ponpes, H Setiyo Sudiyono menyayangkan adanya permasalahan tersebut.

“Pesantren yang nota bene sebagai lembaga yang memuliakan agama Islam, memuliakan Al-Quran dan memuliakan nasehat-nasehat berisi ceramah dan kajian-kajian islami tercoreng dengan adanya tindakan asusila yang mengarah pada LGBT.” Jelas Setiyo.

“Kami sangat prihatin timbulnya permasalahan ini, ini merupakan aib penyakit di masyarakat, ” Lanjutnya.

Masih Setyo mengatakan, isu-isu tersebut telah berkembang, karena belakangan ini terkuak fakta dari berbagai pihak, termasuk korban.

Baca Juga :  Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Dengan adanya beberapa barang bukti fakta yang telah di kumpulkan, pihaknya telah mengupayakan beberapa langkah untuk pelaku maupun korban, dengan mengajak pelaku untuk berobat.

” Yang pelaku lakukan merupakan penyakit kelainan jiwa dan butuh pengobatan, untuk itu kami mengajak pelaku agar mau berobat ke dokter spesialis yang menangani kelainan tersebut, supaya sembuh, ” ucap Setiyo

Sedangkan korban saat ini pun sedang dalam tahap pengobatan. Karena mengalami trauma psikis yang sangat berat.

“Bahkan jika korban mendengar nama pelaku dirinya langsung ketakutan, menangis, tidak bisa bicara, ” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini, pihaknya mengajak kepada orang tua santri untuk mengawasi dan memantau anak-anaknya selama berpendidikan di pesantren, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  HADIRILAH BERAMAI -RAMAI HALAL BIHALAL WARGA SASAK LOMBOK DI JAKARTA

“Karena semuanya tidak bisa diserahkan kepada pihak pesantren, untuk itu kami mengajak kepada orang tua santri agar selalu memantau dan mengawasi serta berkomunikasi yang baik dengan anak, ” ujar Setyo.

Dan jika terjadi pelecehan atau penyimpangan, sambung nya, jangan takut untuk melapor, demi kenyamanan belajar dan mengajar, tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Cilodong, Zaenal Arifin saat di hubungi melalui aplikasi whatsapp mengatakan, terkait permasalahan Ponpes Al-Abror, dirinya sudah berkoordinasi dengan Camat dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Depok.

“Camat sudah saya beri informasi dan kemarin juga sudah koordinasi dengan DP3AP2KB, ” ucapnya singkat.

(Em/Moer)

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 418 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB