Septriana Tangkary kita Promosi Aktif Tempat Pariwisata Sosial

- Jurnalis

Rabu, 23 Maret 2022 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnewstv9.com- Jakarta- Dengan akan dibukanya kembali aktivitas pariwisata di era new normal, perekonomian pariwisata diharapkan dapat pulih kembali, dengan catatan harus tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah potensi wabah lebih meluas.
Perkembangan teknologi dapat menjadi kesempatan bagi sektor pariwisata yang memiliki peranan penting sebagai salah satu sumber bagi penerima devisa.

Terlebih dengan adanya MotoGP Mandalika Pertamina tahun 2022 menjadikan sumber pendapatan devisa terbesar , dengan jumlah 5000 penonton yang hadir dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menetapkan bahwa pariwasata di masa new normal harus menerapkan protokol kesehatan berbasis CHS (Cleanliness, Health, and Safey) di setiap destinasi pariwisata dan lini ekonomi kreatif sebagai upaya mempercepat pulihnya kepercayaan wisatawan nasional maupun internasional terhadap pariwisata Indonesia.

“Peningkatan inovasi dalam bidang promosi harus terus dilakukan salah nya yaitu dapat dilakukan melalui promosi aktif di media sosial,” ujar Septriana Tangkary, S.E.,M.M, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) Kemkominfo RI, dalam Webinar Generasi Positif Thinking yang digelar oleh Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan tema ‘Menyikapi dan Mensiasati Tren Industri Pariwisata di Era New Normal’, Jakarta (23/03/2022).

Menurutnya, penggunaan media sosial di masa pandemi ini dapat menjadi suatu momentum untuk membangun komunikasi maupun meningkatkan investment yang baik antara pengelola destinasi dengan calon wisatawan.

Baca Juga :  RAMADHAN Kesempatan untuk Bertaubat

“Promosi yang aktif di media sosial dapat dilakukan dengan cara membuat konten yang bersifat positif yang berisikan aktivitas wisatawan yang pernah mengunjungi destinasi wisata tersebut,” jelas Septriana.

Septriana melanjutkan, promosi yang aktif juga harus diikuti dengan nilai-nilai lokal yang diwujudkan melalui tulisan yang menarik. Adapun postingan tersebut dapat berupa foto, video, atau film dokumenter pendek.

Sementara itu narasumber berikutnya, Pengamat Pariwisata Manado, Heidi Kristian Repi mengatakan bahwa pariwisata identik dengan mobilitas personal yang menyebabkan keingin tahuan dan antusias tinggi masyarakat, hingga menyebabkan kerumunan. Semenjak covid-19 hadir, terjadi banyaknya pembatasan-pembatasan yang berdampak negatif terhadap sektor ekonomi pariwisata.

Berdasarkan Data BPS tahun 2020, pandemi covid-19 menyebabkan penurunan hunian Hotel dengan hanya 12% tempat terisi, penurunan Wisatawan mancanegara sebesar 87%, dan sebesar 65% Pengusaha hotel bangkrut.

“Untuk menyiasati tren pariwisata di era new normal, maka harus merubah fokus kuantitas wisatawan yang hadir dengan peningkatan kualitas pariwisata, seperti peningkatan fasilitas-fasilitas publik dan fasilitas kesehatan yang memadai,” ujar Heidi.

Selain itu dibutuhkannya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk bekerja sama dengan perusahaan tour aplikasi dan konsisten melakukan promosi online guna memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Indonesia, khususnya Sulawesi Utara.

Baca Juga :  K3S Sawangan Sambut hari Guru Nasional HUT PGRI ke 80 di Alun Alun barat, Sawangan

Narasumber terakhir, Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M selaku Anggota Komisi 1 DPR RI dapil Sulawesi Utara mengatakan, sangat dibutuhkan generasi muda yang mau bergerak maju dalam segala macam keahlian dan kemampuan teknologi yang dimiliki untuk menyelamatkan pariwisata di Indonesia.
“Di era new normal ada banyak sekali hal-hal baru yang harus di terapkan, khususnya untuk memastikan industri pariwisata tidak menjadi klaster covid 19,” ujar Hillary.

Menurutnya, industri pariwisata

harus bisa menjadi tempat yang aman untuk para wisatawan baik lokal maupun mancanegara supaya kemudian kita dapat memperkuat reputasi keamanan dari industri pariwisata yang ada di Indonesia.

“Caranya, harus dengan mempersiapkan fasilitas kesehatan dan membuat kebijakan kepada wisatawan agar menunjukkan akun peduli lindungi sebagai syarat sudah diberi vaksinasi Covid-19,” jelas Anggota Komsi 1 DPR RI fraksi Nasdem tersebut.

Selain itu, jika anak muda mengetahui tempat-tempat bagus, diharapkan anak muda bisa share foto tersebut, lalu memberi penanda tempat wisata tersebut. Sehingga kemudian penanda lokasi ini dapat diketahui banyak orang, dan banyak orang ingin berkunjung kesana.

“Saya sangat berharap dengan segala relasi yang dimiliki teman-teman, kalian mau terlibat dan mempromosikan tempat pariwisata, sehingga kita bisa membantu dan menyelamatkan perekonomian para pelaku industri pariwisata,” pungkasnya.(Red)

Berita Terkait

Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS
Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*
Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026
Investasi di Balik Sepiring Makanan: Mengapa Santri Juga Membutuhkan Program Makan Bergizi
Muharam 1448 H, Meneguhkan Semangat Hijrah untuk Bangun Peradaban
Pelatihan Pembuatan Website Portofolio untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMK Techno Media*
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:37 WIB

Membaca Pesan Moral Diskusi Kebangsaan FWK: Mengenang Rasa Aman di Era Soeharto

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:51 WIB

RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAME KUIS PADA BIMBINGAN BELAJAR DI LABIBA NS

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Membongkar Realitas Makan Bergizi Gratis: Mesin Penggerak Baru atau Beban Fiskal Berkedok Gimmick Mikroekonomi?*

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:24 WIB

Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 23:56 WIB

Berita Terbaru

Tenar News

Warga Desa Warujaya sambut baik Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:24 WIB

Tenar News

Senin, 15 Jun 2026 - 23:56 WIB