Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Ekonomi · 11 Jan 2022 01:48 WIB ·

Rohmi Jadi Ketua NasDem NTB, Bisa Jadi Sinyal Politik Untuk Cagub 2024


 Rohmi Jadi Ketua NasDem NTB, Bisa Jadi Sinyal Politik Untuk Cagub 2024 Perbesar

Didin Maninggara
Ketua Bidang Humas & Publikasi
Forkorda DOB NTB


Ketua Bidang Humas dan Publikasi Forum Koordinasi Daerah untuk Daerah Otonomi Baru NTB (Forkorda DOB NTB), Didin Maninggara memprediksi kekuatan Dr. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd makin kuat untuk maju sebagai calon Gubernur pada Pilkada NTB 2024.

“Dengan Bu Rohmi jadi nahoda baru Partai NasDem Provinsi NTB membuat posisi beliau semakin kuat, jika maju sebagai calon Gubernur NTB pada pilkada mendatang,” ungkap jurnalis sejak tahun 1979 itu.

Didin menjelaskan, ada kekuatan baru di tangan Sitti Rohmi Djalillah, jika maju di posisi NTB 1 karena secara politik sudah punya partai sendiri sebagai Ketua NasDem NTB.

“Beliau sudah mengantongi satu tiket di Pilgub NTB 2024, tentu dengan catatan suara NasDem dapat mendongkrak batas ambang elektoral di pemilu legislatif mendatang.

Sebab dalam politik, lanjut Didin, apalagi politik kepartaian sekelas NasDem, mengartikulasikan politik adalah seni membangun kemungkinan merebut kekuasaan politik di pemerintahan. Maka, kemungkinan Rohmi merebut NTB 1 dari jabatannya sekarang Wakil Gubernur NTB sangatlah mungkin, bahkan memiliki peluang besar.

“Kemungkinan dan peluang besar itu sudah memperlihatkan pertanda awal, dengan Surya Paloh menunjuk Bu Rohmi jadi Ketua Partai NasDem NTB,” tandasnya.

@Dinamika Politik Multi Tafsir

Terkait harapan sejumlah kalangan yang berharap Zul-Rohmi akan berlanjut ke Jilid II, menurut Didin, bisa dimaknai sebagai dinamika politik yang multi tafsir.

Menurut Didin Maninggara, dalam perspektif demokrasi, yang berharap agar paket Zul-Rohmi berlanjut adalah sama makna dan nilainya dengan yang menginginkan Zul-Rohmi pecah kongsi pada Pilgub 2024.

Tapi, lanjutnya, justru bisa jadi lebih besar kemungkinan berpisah daripada kemungkinan tetap satu paket pada Pilgub mendatang.***

Mataram, 10 Januari 2022

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Jaksa Agung RI Mutasi Besar-besaran, Pejabat Kejaksaan

26 Mei 2024 - 07:29 WIB

Majelis Taklim Balwan Ziarah di Makam Abah Anom Tujuan & Nawaitu menimba ilmu

25 Mei 2024 - 13:03 WIB

Kolaborasi DUDI, STIE Ganesha Bina UMKM Dimsum dan Budidaya Jangkrik di Tangerang Selatan

25 Mei 2024 - 12:49 WIB

HUT Ke -44 Keluruhan Pamulang Timur Semarak Penuh Ceria

25 Mei 2024 - 07:24 WIB

Hati-hati Penipuan Calon Haji Oknum ASN ” H S Asal Kab,Lotim Ntb

21 Mei 2024 - 01:35 WIB

Komunitas De’Power Mak-Mak Depok Hadiri Deklarasi IBH di Caringin, Bogor

19 Mei 2024 - 15:15 WIB

Trending di Tenar News