TERMINAL REGIONAL AIR SEBAKUL YANG MASUK DALAM WILAYAH KOTA BENGKULU “DI JADIKAN TEMPAT MAKSIAT”DAN ASUSILA

- Jurnalis

Kamis, 25 November 2021 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu،Tenarnews tv9,Hasil pantauan di lapangan ( KETUA LSM GARDA JAUHARI ),masyarakat setempat menyampaikan,sangat di sayangkan keberadaan terminal regional air sebakul yang masuk dalam wilayah kota bengkulu di jadikan tempat maksiat, padahal WALI KOTA BENGKULU selalu mengebor-gemborkan kota bengkulu kota RELIGIUS.tapi sampai saat ini, seolah-seolah di biarkan terus berkembang,
Di wilayah seputaran terminal regional air sebakul berdirinya warung-warung yang di jadikan tempat mesum/ASUSILA mulai dari pagi hari sampai menjelang matahari terbenam.”ujar Adi.

” warga sekitar terminal regional air sebakul juga menyampaikan merasa sangat terganggu dan resah adanya berdiri warung-warung liar yang masih termasuk di lingkungan aset terminal REGIONAL, milik pemerintah,dijadikan untuk berbuat mesum/asusila
“kami sangat resah Dengan adanya tempat mesum di lingkungan kami yang di lakukan di waktu siang bolong.dikawatirkan berdampak buruk terhadap anak-anak remaja khususnya,dan para bapak_bapak_ibuk_ibuk yg kebetulan lewat di lokasi ini dan ini sangat memalukan tempat mesum/asusila seperti ini yang berada di dalam wilayah kota bengkulu.”ujar adi.

Baca Juga :  Yudisium Ke-10 Kampus Merdeka Ganesha Siap Bersaing Global

” bahwa lokasi ini sudah lama di jadikan tempat mesum/asusila dan sangat di sayangkan dan sangat memalukan di lingkungan wilayah pemerintah kota Bengkulu masih ada nya tempat seperti ini sedangkan bapak WALI KOTA BENGKULU adalah sosok seorang pemimpin yang AGAMIS,namun hal ini kenapa seolah-olah tutup mata dan tutup telinga dengan ada nya laporan dari warga masyarakat namun jika maslah ini juga tidak ada tindakan tegas maka warga masyarakat sangat lah kecewa,,kata Adi.,

” warga masyarakat setempat meminta dan memohon kepada bapak WALI KOTA BENGKULU,supaya dapat untuk menindak tegas atas keberadaan tempat maksiat di lingkungan kami.dan jangan sampai di lingkungan kami selama Nya tercemar dampak maksiat dan asusila ini,dan kami sudah beberapa kali menyampaikan hal ini ke pada awak media untuk di publikasikan tapi kenapa seolah-olah tidak ada respon baik dari pihak pemerintah kota BENGKULU,untuk menindak tegas masalah ini.unkap Adi,,

Baca Juga :  Sengketa Tanah 9,3 Hektare di Blok Bra’an Kembali Bergulir

“BAPAK WALI KOTA BENGKULU,seolah-olah membiarkan keberadaan tempat ini.lanjut warga yang sedang berbincang-bincang dengan salah satu( KETUA LSM GARDA JAUHARI ) yang juga memantau di lokasi tersebut.namun hal ini sangat di sayangkan atas pembiaran ini.”iya sangat disayangkan kok bisa seperti ini padahal BAPAK WALI KOTA kita sosok seorang pemimpin yang agamis kan”ujar ( KETUA LSM GARDA JAUHARI ),,

“Dengan adanya keluhan dari masyarakat menyampaikan kepada ( KETUA LSM GARDA JAUHARI ) dan di respon baik untuk membantu menyampaikan permasalahan ini ke pihak pemerintah KOTA BENGKULU yang terkait, agar dapat menindak tegas atas keberadaan warung-warung yang telah berdiri di dalam lokasi aset milik pemerintah ini.yang selama ini telah mencemari/mengotori di lingkungan ini sambung ( KETUA LSM GARDA JAUHARI ).kepada warga :

: Jurnalis :sela Hermiyatih,,

Berita Terkait

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81
Meriahkan HUT RI, Pesta Rakyat Digelar di Monas dari Siang hingga Malam Hari
Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat
Agus Barkah, S.Kom. M.M. Lahir di Hari Kemerdekaan, Kini Mengabdi Mencerdaskan Anak Bangsa
Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan
Merdeka ! Perjalanan 81 Tahun Menjadi Diri Sendiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia 
Pelantikan Pengurus PCNU Kota Tangerang Selatan Masa Hidmat 2026-2031 di Tandai MOU Dengan Mitra Strategis PT Wahana Anugerah Energi
_Reflective Thinking_ *Hukum Tata Negara Paradoks Ambigu
Berita ini 714 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Meriahkan HUT RI, Pesta Rakyat Digelar di Monas dari Siang hingga Malam Hari

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Agus Barkah, S.Kom. M.M. Lahir di Hari Kemerdekaan, Kini Mengabdi Mencerdaskan Anak Bangsa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Tim Penyuluh Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Laksanakan Monitoring dan Pembinaan Posbankum di Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan

Berita Terbaru

Tenar News

Anak Bangsa,” Putra Putri GWA Meriahkan HUT RI ke 81

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:27 WIB

Tenar News

Dari Kemerdekaan menuju Kemakmuran Rakyat

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:44 WIB