Dr. Najam di Kongres IJTI BICARA TENTANG STRATEGI NTB PULIHKAN EKONOMI PASCA GEMPA DAN SAAT COVID-19

- Jurnalis

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 03:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenarnews tv9 ,Kongres ke 6 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Senggigi, Lombok Barat, dibuka resmi Presiden Joko Widodo secara virtual dari Jakarta, Sabtu siang, 29 Oktober kemarin.

Turut menjadi pembicara pada event nasional itu, antara lain tuan rumah Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Menteri Kominfo, Johny G. Plate, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoe Soedibyo, Pemimpin Redaksi RTV, Yulia Supadmo dan Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Army.

Dr. Najam, sapaan populer Kadis Kominfotik NTB bicara tentang perkembangan NTB pasca gempa Lombok-Sumbawa tahun 2018 dan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Dijelaskan, NTB di bawah duet kepemimpinan Zul-Rohmi yang menginjak tahun ke tiga menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB memiliki tiga strategi untuk memulihkan ekonomi pasca gempa dan di tengah pandemi Covid-19.

Dengan narasi yang sarat kesan merangkai komunikasi sambung rasa, Dr. Najam tampil prima di depan forum skala nasional itu. Ia membeberkan garis besar ketiga strategi pemulihan ekonomi tersebut.

Baca Juga :  Sejarah Kota Tangerang Selatan

Tiga strategi pemulihan ekonomi itu, adalah program unggulan Industrialisasi, Desa Wisata dan Digitalisasi.

Najam menjelaskan, sejak 2019, Pemprov NTB sudah menyiapkan program unggulan 99 Desa Wisata untuk menggali potensi desa pasca gempa. Tapi tidak pernah menyangka, pandemi Covid-19 datang menerjang hampir semua aspek kehidupan, sehingga program Unggulan 99 Desa Wisata tidak dapat dilakukan optimal.

Meski demikian, lanjutnya, Pemprov NTB terus berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan kreatif. Saat ini, menunjukkan tanda-tanda bangkit, yang antara lain melalui penyebaran informasi publik tentang
desa desa wisata di media sosial yang membangun optimisme.

Kata Najam, informasi publik tersebut mulai menggeliatnya ekonomi masyarakat dengan menyasar potensi wisatawan domestik.

Dari perspektif informasi dan komunikasi publik yang dilakukan Dinas Kominfotik NTB, Najam menyebut strategi digitalisasi di era konvergensi media ikut berperan sekaligus memberi kontribusi dinamis dalam mendukung program Desa Wisata.

Implikasi positifnya, ujar Najam, juga berdampak pada Industrialisasi dalam menciptakan branding, pemanfaatan teknologi dan pasar untuk promosi potensi desa plus produk produk UMKM lokal masyarakat yang dihasilkan dari industri berbasis masyarakat.

Baca Juga :  Cegah Covid-19, Rutan Depok Lakukan Prokes Ketat

Penjelasan mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB ini diapresiasi oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dalam pemaparannya, Angela Tanoe Soedibyo mengatakan, Kementerian Parekraf pasca pandemi menyasar pasar domestik pariwisata akibat trend pasar yang berubah.

“Kontribusi pasar domestik di 2019 sebesar 307 triliun dengan pergerakan 280 juta wisatawan dan terus membesar”, ujar Angel.

Ditambahkannya, digitalisasi juga mengakselerasi kebangkitan pariwisata dengan promosi dan pengembangan produk produk UMKM.

Sementara itu, Yulia Supadmo, Pemimpin Redaksi RTV yang juga menjadi narasumber talkshow bertajuk Positif Jurnalisme dalam membangkitkan Pariwisata Pasca Pandemi dalam rangka Kongres Ikatan Jurnalis Televisi ke VI, menyebut kebangkitan gerakan jurnalisme positif harus terus didorong agar konsumsi informasi masyarakat dapat membangkitkan gairah baru di tengah badai informasi media digital yang begitu cepat. (DM 02).

Berita Terkait

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Ase Edi Masturo, SE dan Kepala Kecamatan Beji Agus Sofan, ST,.MT, Lurah Kukusan, serta para Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Abah Uhel: Kejatuhan Seorang Teladan, Presiden Forum Kebangsaan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:31 WIB

Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng

Berita Terbaru

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Tenar News

Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:31 WIB