Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Ekonomi · 2 Okt 2021 12:23 WIB ·

BIN LUNCURAN APLIKASI TANGKAL COVID 19.DI SMKN 1 CIBINONG


 BIN LUNCURAN APLIKASI TANGKAL COVID 19.DI SMKN 1 CIBINONG Perbesar


Tenarnews tv9,Kepala BIN, Budi Gunawan didampingi Ketua DPR RI, Puan Maharani– Badan Intelijen Negara (BIN) meluncurkan aplikasi TangkalCOVID-19.id yang bisa diinstal pada smartphone. TangkalCOVID-19.id ini disebut-sebut sebagai platform interakif pertama yang memuat penanganan Covid-19 di Indonesia.

Demikian dikatakan Kepala BIN, Budi Gunawan didampingi Ketua DPR RI, Puan Maharani disela acara peluncuran aplikasi TangkalCOVID-19.id berbarengan dengan pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMKN 1 Cibinong. Rabu, (29/09/21).

Kepala BIN menyebut, aplikasi canggih berbasis web dan mobile ini untuk mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19, yakni varian Mu, ke Indonesia.

“satu dari sekian sistem teknologi intelijen terkait kondisi Covid-19 di mancanegara serta menyediakan informasi yang lebih detail hingga ke tingkat kabupaten/kota untuk wilayah Indonesia,” sebutnya.

Lebih jauh dikatakan Budi Gunawan, kemampuan utama aplikasi ini dapat memprediksi kasus baru Covid-19 di masing-masing kabupaten/kota. Tingkat akurasi data hingga 95%. Aplikasi ini juga memperkirakan kapan pandemi Covid-19 akan melandai.

Tak hanya itu, lanjutnya, TangkalCOVID-19.id diperkaya dengan informasi penyebaran tiga varian utama, yakni varian Alfa, Beta, dan delta, yang menyebar secara cepat di Indonesia.

Aplikasi ini juga dapat mendeteksi penularan varian baru, yakin varian Mu, yang sedang diawasi WHO.

“Informasi tersebut akan memudahkan otoritas kesehatan setempat dalam melakukan kontrol dan antisipasi masuknya varian Mu, terutama dari pintu masuk pendatang luar negeri,” paparnya.

Budi Gunawan juga menjelaskan, aplikasi TangkalCOVID-19.id ini diinisiasi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) BIN yang selama ini terus menghadirkan inovasi-inovasi teknologi intelijen untuk mengantisipasi berbagai ancaman dari dalam dan luar negeri.

dibekali kemampuan untuk memetakan secara komprehensif kondisi epidemiologis, yakni kasus terkonfirmasi, kasus aktif, kasus kematian, dan kesembuhan.

Selain itu, aplikasi juga memantau upaya penanganan 3T (test, trace, and treatment), implementasi vaksinasi nasional, serta tingkat kepatuhan protokol kesehatan di masyarakat. Sehingga, informasi tersebut sangat penting dalam merumuskan strategi penanggulangan Covid-19 yang tepat di masing-masing kabupaten/kota.

Peluncuran aplikasi TangkalCOVID-19.id dan vaksinasi pelajar di SMKN 1 Cibinong.
Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan mengatakan, peluncuran aplikasi TangkalCOVID-19.id ini merupakan salah satu langkah nyata BIN untuk masyarakat.

Selain kegiatan vaksinasi pelajar dan vaksinasi door to door. BIN sebagai garda terdepan untuk mengantisipasi ancaman pandemi serta dalam rangka menjalankan amanat UU Nomor 17 tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

“Penggunaan TangkalCOVID-19.id di kalangan masyarakat diharapkan dapat menjadi media penghubung untuk mengedukasi masyarakat, pelajar, santri, dan guru tentang kondisi Covid-19 sebagai upaya kampanye peningkatan kepatuhan protokol kesehatan di masyarakat, antisipasi terbentuknya klaster saat kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM),” ujar Budi Gunawan.

Jenderal bintang empat tersebut juga memberikan sinyal rencana BIN untuk meluncurkan aplikasi khusus bagi dunia pendidikan dalam mendukung PTM (pembelajaran tatap muka). Semua itu dilakukan dalam rangka upaya transisi dari status pandemi menjadi endemi.

Budi juga mengatakan, vaksinasi pelajar dan vaksinasi door to door BIN telah dilaksanakan di wilayah episentrum dan di daerah yang tingkat vaksinasinya rendah di 14 provinsi, yakni Jawa Barat, Banten, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Bali, DKI Jakarta, dan Papua. Program tersebut imbuhnya, digelar dalam upaya mengejar kekebalan komunitas (herd immunity).

Acara serupa juga digelar serentak sesuai di Lampung, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Banten, dan Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut saling terkoneksi

(Tiem Tenarnews tv9)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

KOPERASI HKTI MINTA KORPORASI PERKEBUNAN TIDAK SEMENA MENA TERHADAP PETANI

17 Juli 2024 - 15:03 WIB

“SANG MUALLAF ” KISAH MENARIK UNTUK DI BACA DAN DI RENUNGKAN.

17 Juli 2024 - 05:46 WIB

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna, Persetujuan Raperda LPJ Anggaran 2023

16 Juli 2024 - 14:32 WIB

TRAMP Siap Hijaukan Dan Bersihkan Bantaran Sungai

16 Juli 2024 - 06:14 WIB

Daftar Kekayaan 34 Kapolda se-Indonesia, Ada yang 23 Miliar, Cek Sekarang

15 Juli 2024 - 12:14 WIB

Mesra,” SS & H.Encep gelar Pengukuhan BARESS

14 Juli 2024 - 11:26 WIB

Trending di Tenar News