PPDB JALUR OPTIMALISASI PILIH KASIH, ORANG TUA MURID BERMALAM DI EMPER KEPSEK

- Jurnalis

Rabu, 18 Agustus 2021 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TENARNEWS TV9: DEPOK-
Tak putus asa untuk mendapatkan keadilan agar anak-anaknya dapat melanjutkan sekolah ke jenjang SMA/SMK Negeri Depok, beberapa orang tua siswa nekad bermalam di emper kediaman Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS) Rahmat Muhammad.

Mereka ( orang tua siswa-red) datang untuk menuntut keadilan dalam kebijakannya terkait jalur optimalisasi. Terlebih di kutip dari Radardepok.com, Rahmat mengatakan ” PPDB online di Kota Depok telah usai, yang tandanya tidak akan dan tidak boleh lagi ada transaksi siswa masuk sekolah Negeri, ” namun kenyataan di lapangan justru masih ada siswa yang dapat masuk SMA/SMK Negeri Depok melalui jalur tidak resmi ( jalur optimalisasi).

Corles, salah satu orang tua siswa mengatakan, terpaksa bermalam di depan kediaman Rahmat karena sudah berulang kali datang namun tidak bisa bertemu dengan Rahmat.

” Saya terpaksa bermalam karena sudah berulang kali ke sini tapi tidak ditemui. Hanya istrinya yang mengatakan Bapak jam 6 pagi sudah keluar, “tutur Corles.

Baca Juga :  Pembangunan SMPN 36 tuwaipolemik," Kel. Sukamaju Baru kantongi nomen kelatur

Namun, lanjutnya, menjelang magrib anak Bapak Rahmat pulang dengan mengendarai mobil berwarna merah mengatakan Bapak dari kemarin sudah tidak pulang.

” Saya selaku orang tua murid merasa mendapat tanggapan yang simpang siur, kalau mereka bisa menerima murid melalui jalur optimalisasi kenapa kami tidak diterima, janganlah pilih kasih, ” ujar Corles geram.

Corles pun mengungkapkan, jika terus di abaikan, dirinya bersama orang tua siswa yang lainnya akan mengadu ke Presiden.

Sementara itu, tepat di hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, sejumlah siswa dan siswi melakukan aksi dengan membawa poster diantaranya bertuliskan:

” Pak Jokowi tolong kami, kami ingin sekolah”

“Kami siswa Depok yang sampai saat ini belum mendapat sekolah, di mana keadilan? “

Firsta Salcha, salah seorang siswi mengatakan, dirinya sangat sedih, hingga saat ini belum bisa bersekolah.

Baca Juga :  VISI ,MISI CALON KADES NO URUT 2 SIAP MEMBANGUN PERUBAHAN LEBIH BAIK.

” Saya malu bu kalau keluar rumah, malu sama teman-teman, ” tutur Frista, Selasa(17/08/2021).

Tidak hanya Firsta, Satrio, Fehima, putri juga menuntut hal sama karena hingga saat ini belum juga dapat bersekolah dan secara tidak langsung membuat Psikologis mereka dapat terganggu.

Koordinator Orang Tua Siswa, Mulyadi Pranowo sangat mengharapkan pihaknya dapat kepastian kapan anak-anak bisa sekolah seperti tuntutan sebelumnya yakni melalui jalur optimalisasi.

” Mau sampai kapan kira-kira anak-anak bisa sekolah, jangan di gantung terus, karena ini tanggung jawab negara, ” ujarnya.

Kalau hal ini tidak juga ditanggapi terutama oleh pihak Disdik Provinsi Jawa Barat atau KCD Wilayah 2 Bogor, lanjut Mulyadi, pihaknya bersama dengan orang tua akan ke istana Presiden.

” Kita lihat besok, kita akan ke Istana, ini sebagai bentuk perjuangan kita semua, ” Tandasnya. (Moer/Emy)

Berita Terkait

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan
Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas
Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru
Kanwil Kementerian Hukum DK Jakarta Bekali Siswa Baru SMKN 32 dengan Pemahaman Kenakalan Remaja dan Konsekuensi dalam KUHP Baru
Pengajian rutin mingguan Majlis ta’lim Bangun Lestari Pisangan Ciputat Timur 
Menko Yusril Ihza Mahendra di UIN Jakarta Soroti Pentingnya Etika Peradaban dalam Penegakan Hukum
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:06 WIB

Pernyataan Dewan Pers Tentang Tindakan yang Bernada Merendahkan Profesi Wartawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Sidang Perdana Gugatan JPT Tangsel: DPP GHARIS Desak Pemerintah Kota Tangsel Terapkan Transparansi dan AUPB

Senin, 20 Juli 2026 - 22:51 WIB

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:30 WIB

Eksekusi Lahan di Serua Depok Diwarnai Perdebatan, Kuasa Hukum Termohon Sebut Batas Tanah Tak Jelas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:10 WIB

Tingkatkan Kesadaran Mahasiswa, Kemenkum DK Jakarta Sosialisasikan Tindak Pidana Narkoba dalam KUHP Baru

Berita Terbaru

Tenar News

KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:51 WIB