Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Ekonomi · 27 Jul 2021 05:07 WIB ·

GERAKAN AKSI FORUM 22 BERSATU KOTA DEPOK KAWAL PENERIMAAN SISWA BARU TINGKAT SMAN


 GERAKAN AKSI FORUM 22 BERSATU KOTA DEPOK KAWAL PENERIMAAN SISWA BARU TINGKAT SMAN Perbesar

Depok Tenarnews, Gerakan aksi Forum 22 Bersatu Kota Depok dalam mengawal penerimaan siswa baru tingkat SMA Negeri di Kota Depok yang diawali di SMA 1 dan SMA. 2 kemudian esok nya( hari ini) berlanjut ke SMA 3 dan seterus nya, nampak mendapat sambutan baik dari para orang tua calon murid SMA Negeri tersebut, hal ini terpantau pada Puluhan orang tua calon murid di Kota Depok terpaksa datangi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 dan SMA Negeri 2 yang menanyakan kelanjutan anaknya masuk sekolah karena waktu pembelajaran siswa semakin dekat .

Tonpai Forum 22 Bersatu kepada media ini mengatakan, Kami siap mengawal penerimaan calon siswa baru atau PPDB tahun ajaran baru di 15 unit gedung SMA Negeri yang ada di Kota Depok terlebih masih banyak orang tua murid yang menunggu kepastian anaknya diterima, ” terang Ketua Forum 22 Bersatu Kota Depok, Tompai Barabai dengan didampingi Reggy, saat seusai memasang baleho di SMA Negeri 1 dan SMA.Negeri 2 Kota Depok, Senin (26/7).

Aksi kami ‘Ngopi’ di SMA 1 dan SMA 2 hanya mengingatkan ke Prov Disdik Propinsi Jabar Dedi Supandi, Kepala Kantor Cabang Pendidikan (KCD) wilayah II Kota Depok Made Supriatna, Ketua Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMA Negeri Kota Depok M Rahmat dan semua Kepsek di 15 SMA Negeri Depok untuk tidak”tebang pilih”dalam menerima siswa didik baru, tegas Tompai, yang jelas, lanjut nya, banyak ketimpangan dan penentuan rombel yang harusnya 32 siswa dengan kondisi belajar online di masa pandemi Covid-19 tidak dapat dipastikan bahkan bisa mencapai 1 kelas atau rombel bisa diisi 40 siswa.

“Kami punya bukti dan data terkait adanya oknum baik dari dalam maupun luar institusi di Kota Depok yang menitip siswa dengan jalur ilegal pascaonline, dia juga mengatakan merasa keberatan jika pihaknya ‘menekan’ pihak Disdik Jabar, KCD wilayah II Depok dan Kota Bogor hingga FKKS SMA Negeri Kota Depok terkait selesainya pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2021/2022 di Depok.

Hal senada dikatakan Reggy, yang menyatakan bahwa data sampai saat ini sudah dipegang banyaknya institusi yang menitipkan siswa diluar jalur resmi namun dengan alasan sudah selesai PPDB kegiatan ditutup. “Kalau mau bersih dan betul betul tidak ada kegiatan titip menitip calon siswa baru tidak masalah asalkan tidak diam diam seperti sekarang ini, ” ujarnya yang akan terus mengawal kegiatan PPDB tingkat SMA Negeri di Kota Depok.

Sementara ditempat yang sama, Usep Kasman, Kepsek SMA Negeri 1 Depok, saat dihubungi tidak ada di tempat. “Pak Usep atau Kepsek SMA N 1 Depok berserta keluarga tengah sakit jadi tidak ada di kantor, ” ujar Reco, Satpam SMA N 1 Depok. ( Moer, Angie)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

KOPERASI HKTI MINTA KORPORASI PERKEBUNAN TIDAK SEMENA MENA TERHADAP PETANI

17 Juli 2024 - 15:03 WIB

“SANG MUALLAF ” KISAH MENARIK UNTUK DI BACA DAN DI RENUNGKAN.

17 Juli 2024 - 05:46 WIB

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna, Persetujuan Raperda LPJ Anggaran 2023

16 Juli 2024 - 14:32 WIB

TRAMP Siap Hijaukan Dan Bersihkan Bantaran Sungai

16 Juli 2024 - 06:14 WIB

Daftar Kekayaan 34 Kapolda se-Indonesia, Ada yang 23 Miliar, Cek Sekarang

15 Juli 2024 - 12:14 WIB

Mesra,” SS & H.Encep gelar Pengukuhan BARESS

14 Juli 2024 - 11:26 WIB

Trending di Tenar News