JOHAN MINTA MENTERI JANGAN SUKA TEBAR JANJI SAAT KE NTB

- Jurnalis

Minggu, 2 Mei 2021 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, TenarNews.com
Sejumlah pejabat tinggi negara, khususnya menteri yang datang kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat terkesan suka tebar janji.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan kepada Didin Maninggara dari TenarNews.com, Minggu (2/05) sore.

Politisi senior PKS, itu angkat bicara ihwal pejabat pusat suka tebar janji terkait seringnya sejumlah Pejabat Pusat melakukan kunjungan kerja ke NTB, yang merupakan Daerah Pemilihannya, NTB 1 Pulau Sumbawa.

“Pejabat pusat ini suka tebar janji saja kalau datang, tapi setelah kita lihat program dan anggarannya kosong,” tandasnya melalui pesan WhatsApp.

Di antaranya yang baru saja berkunjung adalah Mendagri dan Menteri Perencanaan Pembangunan dan Bappenas, Suharso Monoarfa.

Usai di Provinsi Bumi Gita, ini, ditemani Gubernur Zulkieflimansyah dan Gubernur Bali, dia ke Labuan Bajo, NTT membicarakan Pengembangan Renewable Energy untuk Provinsi Bali, NTB dan NTT. Tiga sahabat ini, Dr Zul, Gubernur Bali dan NTT merupakan kawan lama sejak bersama di Badan Anggaran DPR RI.

Baca Juga :  MENPORA PASTIKAN INDONESIA BISA GELAR MOTOGP DAN WSBK DI SIRKUIT MANDALIKA, LOMBOK

Johan berharap, semoga kehadiran Menteri Monoarfa yang juga Ketua Umum DPP PPP dapat membawa angin segar bagi pengembangan pembangunan NTB menuju NTB Gemilang.

Pada kunjungan Minggu (02/05) ini, Menteri Monoarfa meninjau STIPark di Banyumulek, Lombok Barat.

Dalam kunjungan di Science and Technology Park, Monoarfa selain mendorong industri manufaktur untuk produksi motor listrik, ia juga mengapresiasi industri pakan ternak yang menurutnya akan sangat membantu dalam mengendalikan harga komoditas daging dan menyejahterakan petani dan peternak.

Monoarfa menjelaskan, pemerintah provinsi perlu memikirkan regulasi insentif agar masyarakat mau membeli dan menggunakan sepeda listrik. Namun sebelumnya, industri manufaktur sepeda listrik perlu dibangun agar dapat diproduksi massal dan membuat harga terjangkau. Ia menyarankan pula agar komponen baterai dapat diproduksi sendiri oleh NTB.

Baca Juga :  Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Saat mengunjungi pabrik pakan ternak di lokasi STIPark Banyumulek, Menteri Suharso menegaskan bahwa industri seperti pakan membutuhkan langkah integratif. Secara umum, produksi pakan ternak yang melimpah akan membuat komponen komoditas seperti daging menjadi terjangkau.

“Kita berharap NTB bisa menjadi contoh bagaimana industri bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat”, ujarnya.

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, STIPark Banyumulek memang diharapkan dapat menghasilkan industri permesinan yang membuat komoditas dan bahan baku diolah menjadi produk baru bernilai ekonomis tinggi.

”Kita akan terus berupaya agar industrialisasi ini makin dikembangkan dalam banyak sektor. Sepeda listrik misalnya meski dibuat sebagai penanda alih teknologi di daerah, bisa saja diproduksi massal dan murah”, jelas Gubernur.

STIPark Banyumulek menargetkan sampai dengan 2023 akan tercipta 1000 purwarupa mesin industri yang siap dikembangkan untuk beragam sektor selain inkubasi bisnis dan penyiapan wirausaha baru. (DM212)

Berita Terkait

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak
SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)
Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG
Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta
Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng
Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jadi Komisaris Independen WIKA
Ase Edi Masturo, SE dan Kepala Kecamatan Beji Agus Sofan, ST,.MT, Lurah Kukusan, serta para Ketua RT/RW dan warga sekitar.
Abah Uhel: Kejatuhan Seorang Teladan, Presiden Forum Kebangsaan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Warga Warujaya Keluhkan Banjir Tahunan, Minta Pemkab Bogor Segera Bertindak

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:55 WIB

Forum Wartawan Kebangsaan Gelar Diskusi Soroti Janji Presiden Benahi MBG

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Dari Meja Hukum ke Panggung Organisasi: Kiprah H. Haikal S, SH Mulai Diperhitungkan di Jakarta

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:31 WIB

Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng

Berita Terbaru

Tenar News

SMAN 01 Depok buka sekolah murid prestasi manusia unggul (MAUNG)

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Tenar News

Prabowo di Museum Marsinah: Saya Sedih Lihat Pejabat Nyeleweng

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:31 WIB