Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Ekonomi · 3 Feb 2021 14:43 WIB ·

Fenomena manusia silver di jalan raya gaplek


 Fenomena manusia silver di jalan raya gaplek Perbesar

tangsel ( gaplek ) tenarnews.com – Saat ini sering kita melihat dijalanan nampak beberapa orang yang dicat tubuhnya dengan cat warna perak membawa kardus atau kaleng , mereka di kenal dengan “Manusia Silver”. Menjadi suatu hal menarik dan unik sekaligus memprihatinkan,

Pasalnya yang jadi manusia silver kebanyakan dari mereka adalah anak-anak usia sekolah , yang seharusnya di usia seperti mereka lazimnya adalah belajar dan bermain akan tetapi dibiarkan seakan dipaksa untuk mencari uang dengan cara seperti itu.

Dari team tenarnews menyoroti fenomena ini saat di bincangi , minggu mengungkapkan keprihatinannya dan masa depan mereka.

“Saya sangat prihatin melihat fenomena manusia silver di jalan perempatan gaplek tangsel ciputat tersebut , Saya melihat ini dengan mata kepala saya sendiri hampir dibeberapa wilayah bahkan dijalan raya banyak bermunculan fenomena ini. Tangsel yang dikenal sebagai Kota Layak Anak dan hampir di wilayah lingkungan yang sudah terbentuk Ramah Anak namun belum bisa mengantisipasi supaya tidak menjamurnya manusia Silver ini .

Saya berdialog langsung dengan salah satu Manusia Silver, bagi mereka mengecat tubuh dengan warna silver adalah hal yang biasa, dikarenakan nantinya masih bisa di bersihkan, dibilas atau dihilangkan dengan sabun saat mandi. Mereka mendapatkan uang minim 200rb sampai 300rb dalam sehari. Dengan bermodal bubuk cat berwarna silver .
Tapi mengapa di usia mereka yang masih dibawah umur, mereka lebih memilih mencari uang di jalan ketimbang menghabiskan waktu untuk bermain dan belajar. Walaupun kita tahu kondisi saat pandemic ini banyak masyarakat kesulitan ekonomi, hendaknya jangan sampai mengekploitasi anak yang masih dibawah umur untuk dipekerjakan. Dunia mereka belum waktunya mencari uang, masih banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan.

Di tambahkan , “Saya berharap pemerintahan kota tangsel mereka, dalam artian mengedukasi, membina dan membimbing mereka bukan malah menangkapnya. Harapannya Agar mereka punya kehidupan yang lebih baik dan lebih layak seperti halnya icon Kota ini Kota Layak Anak dan bisa sejajar serta mendapat perhatian khusus agar mereka sama dengan anak-anak pada umumnya.

Team tenar news

Artikel ini telah dibaca 142 kali

Baca Lainnya

Proyek Renovasi Kantor Gubernur NTB Dikerjakan Awal Agustus

22 Juli 2024 - 16:25 WIB

KOPERASI HKTI MINTA KORPORASI PERKEBUNAN TIDAK SEMENA MENA TERHADAP PETANI

17 Juli 2024 - 15:03 WIB

“SANG MUALLAF ” KISAH MENARIK UNTUK DI BACA DAN DI RENUNGKAN.

17 Juli 2024 - 05:46 WIB

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna, Persetujuan Raperda LPJ Anggaran 2023

16 Juli 2024 - 14:32 WIB

TRAMP Siap Hijaukan Dan Bersihkan Bantaran Sungai

16 Juli 2024 - 06:14 WIB

Daftar Kekayaan 34 Kapolda se-Indonesia, Ada yang 23 Miliar, Cek Sekarang

15 Juli 2024 - 12:14 WIB

Trending di Tenar News