Menu

Mode Gelap
Pemkab Serang Diduga Serobot Lahan Eks Pasar Kragilan Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H,Warga Himalo Diaspora Gelar Doa Bersama Peradi Nusantara Berkomitmen untuk Menjadi Advokat Spesialis dengan Dukungan Ombudsman RI Konsolidasi dan Silaturahmi antara DPN dan DPD Peradi Nusantara Provinsi Jawa Barat Taufik Bagus Murdianto Calek NasDem Dapil III DKI Jakarta Konsen Terhadap Kesehatan

Ekonomi · 15 Agu 2020 15:15 WIB ·

Mulai Beredar di Publik PRABOWO-PUAN DAN ANIES-SANDI MAJU DI PILPRES 2024


 Mulai Beredar di Publik PRABOWO-PUAN DAN ANIES-SANDI MAJU DI PILPRES 2024 Perbesar

Opini : Didin Maninggara
Wapemred : Tenarnews

Satu demi satu elit politik mulai buka-bukaan. Tentang siapa mendukung siapa di Pilpres 2024.

Seiring dengan itu, mulai muncul pula spekulasi. Mengenai siapa mengkooptasi siapa.

Spekulasi yang mulai bergulir di ranah politik terbuka ada dua. Prabowo akan disandingkan Puan Maharani, dan Anies Baswedan diduetkan Sandiaga Uno. Atau Anies-Gatot Nurmantyo.

Sebagai jurnalis sejak tahun 1979 dan cukup lama meliput politik, saya bertanya-tanya. Mana yang lebih baik Prabowo-Puan dan Anies-Sandiaga? Atau Anies-Gatot?

Dengan pertimbangan analisis bahasa politik, sengaja saya mengawali tulisan ini dengan pertanyaan tersebut, karena memang rakyatlah yang memilih. Bukan partai, meski peran partai cukup berpengaruh dalam pemilu langsung.

Tulisan episode ini, saya kesampingkan dulu bicara partai. Mari kita bicara figur. Ya, figur pemimpin yang akan mengurus negara dan rakyat setelah Presiden Jokowi berakhir masa jabatannya di periode kedua pada 2024.

Prabowo-Puan

Masih melekat dalam ingatan saya saat meliput pertemuan Prabowo dengan Megawati di Kota Bogor, yang kemudian menghasilkan Perjanjian Batu Tulis 2009.

Isi Perjanjian Batu Tulis, berisikan kesepakatan Megawati akan mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014.

Kesepakatan tersebut, mengandung catatan, bahwa Jokowi yang didukung penuh Prabowo, baik politik maupun finansial untuk Gubernur DKI Jakarta, akan mendukung juga Prabowo pada Pilpres 2014.

Namun Perjanjian Batu Tulis berbuah pahit. Berubah total. Kalau tidak disebut pelanggaran total. Sebab, Megawati dan PDIP mengusung Jokowi-Jusuf Kalla di Pilpres 2014 dan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Karena habitat politik adalah kepentingan, membuat Prabowo yang dikalahkan Jokowi, bersedia menjadi menterinya Jokowi. Ini saya maknai merupakan keputusan tepat, karena kepentingan Prabowo ingin panggung politiknya terus bertahan di pusaran kekuasaan.

Imbas Prabowo bergabung di Kabinet Jokowi membuat hubungannya dengan Megawati mesra lagi. “Perceraian” dengan Megawati dianggap masa lalu, dan Megawati pun demikian.

Ada keinginan Megawati untuk menyandingkan Prabowo dan Puan Maharani pada Pilpres 2024.

Keinginan Megawati, sejauh yang saya baca, karena popularitas Prabowo masih tinggi di mata publik. Prabowo adalah menteri yang paling dikenal publik.

Anies-Sandiaga

Menjadi menarik perkembangan politik menuju Pilpres 2024. Salah satu sebabnya, keinginan publik terus bermunculan di media publik yang menginginkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi presiden mendatang.

Publik pun memformulasi, bahwa Anies cocok dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Cocok juga diduetkan kembali dengan Sandiaga Uno.

Sudah pasti banyak yang bertanya, mana partainya Anies? Mana partainya Gatot, dan Sandiaga?

Pertanyaan tersebut nyata jawabannya. Yakni, saat Anies-Sandiaga mau maju di Pilkada DKI tidak punya partai karena mereka bukan orang partai. Tapi menang, mengalahkan sejumlah partai besar yang mengusung Ahok-Jarot.*

Artikel ini telah dibaca 366 kali

Baca Lainnya

Jaksa Agung RI Mutasi Besar-besaran, Pejabat Kejaksaan

26 Mei 2024 - 07:29 WIB

Majelis Taklim Balwan Ziarah di Makam Abah Anom Tujuan & Nawaitu menimba ilmu

25 Mei 2024 - 13:03 WIB

Kolaborasi DUDI, STIE Ganesha Bina UMKM Dimsum dan Budidaya Jangkrik di Tangerang Selatan

25 Mei 2024 - 12:49 WIB

HUT Ke -44 Keluruhan Pamulang Timur Semarak Penuh Ceria

25 Mei 2024 - 07:24 WIB

Hati-hati Penipuan Calon Haji Oknum ASN ” H S Asal Kab,Lotim Ntb

21 Mei 2024 - 01:35 WIB

Komunitas De’Power Mak-Mak Depok Hadiri Deklarasi IBH di Caringin, Bogor

19 Mei 2024 - 15:15 WIB

Trending di Tenar News